Sejumlah komoditas unggulan turut diperkenalkan, di antaranya garam dan rumput laut yang menjadi bagian dari potensi kelautan sekaligus sumber ekonomi masyarakat Sabu Raijua.

Pohon Nira hingga Kuliner Lokal Diperkenalkan

Selain potensi kelautan, Wabup Thobias juga memperkenalkan pohon nira atau tuak yang memiliki nilai penting dalam kehidupan masyarakat Sabu Raijua.

Pohon nira dikenal masyarakat setempat sebagai “pohon kehidupan” karena memiliki beragam manfaat dan telah menjadi bagian dari kehidupan serta budaya masyarakat secara turun-temurun.

Iklan

Dalam kesempatan yang sama, Thobias memperkenalkan sejumlah pangan lokal khas Sabu Raijua, seperti wolappa dan putu.

Pangan lokal tersebut menjadi bagian dari kekayaan kuliner sekaligus warisan budaya masyarakat di daerah yang dikenal dengan sebutan “daerah sejuta lontar” tersebut.

Wabup Harap Sinergi Pemerintah dan Kepolisian Semakin Kuat

Wakil Bupati Thobias Uly menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Kapolda NTT bersama rombongan ke Kabupaten Sabu Raijua.

“Atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Sabu Raijua, kami menyampaikan selamat datang kepada Bapak Kapolda NTT bersama rombongan di Kabupaten Sabu Raijua, daerah sejuta lontar,” ujar Thobias.