“Kami berkoordinasi dengan KSOP dan pemilik kapal untuk menandai lokasi bangkai KM Yukai agar tidak mengganggu alur navigasi kapal-kapal wisata lainnya,” tambah Leonardo.

Selanjutnya, proses penarikan atau salvage bangkai kapal ke perairan yang lebih dangkal akan dilakukan. Petugas juga melakukan pengamanan terhadap sisa barang berharga milik wisatawan yang masih berada di kapal.

Insiden KM Yukai menjadi perhatian terhadap aspek keselamatan pelayaran wisata di kawasan Labuan Bajo, terutama terkait pemahaman alur pelayaran lokal, kepatuhan terhadap rambu navigasi dan pengamanan jalur pelayaran di sekitar perairan yang memiliki banyak gugusan karang dangkal. (*/rnc)

Iklan