Ende, RakyatNTT.ID – Mantan Anggota DPR RI sekaligus mantan Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson Riwu Kore atau yang akrab disapa Jeriko, menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak gempa di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan tersebut menyasar warga terdampak gempa di tiga kabupaten, yakni Ende, Ngada dan Nagekeo. Penyaluran bantuan dilakukan pada akhir Agustus 2026 dengan melibatkan relawan di lapangan.

Bantuan yang diberikan berupa berbagai kebutuhan dasar masyarakat. Selain aneka sembako, bantuan juga mencakup kasur serta sejumlah kebutuhan khusus bagi perempuan dan anak-anak yang terdampak bencana.

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari kepedulian terhadap masyarakat Flores yang masih menghadapi dampak gempa dahsyat yang mengguncang wilayah NTT pada 15 Agustus 2026.

Bantuan Disalurkan Bertahap di Tiga Kabupaten

Relawan Risni Stefani turut mengantarkan bantuan tersebut bersama para relawan lainnya di lapangan.

Risni mengatakan bantuan disalurkan secara bertahap kepada warga terdampak gempa di Kabupaten Ngada, Nagekeo dan Ende.

Menurutnya, distribusi bantuan dilakukan dengan menyesuaikan waktu dan kondisi di masing-masing wilayah.

“Kami salurkan untuk warga terdampak gempa di Ngada pada 28 Agustus, di Nagekeo pada tanggal 29 Agustus dan di Ende dibagikan pada tanggal 30 Agustus,” kata Risni.

Bantuan yang dibawa relawan terdiri dari berbagai kebutuhan masyarakat yang masih diperlukan setelah bencana. Aneka sembako diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga, sementara kasur disalurkan untuk mendukung kebutuhan tempat beristirahat keluarga terdampak.

Perhatian juga diberikan kepada kelompok perempuan dan anak-anak dengan menyalurkan berbagai kebutuhan yang diperlukan dalam kondisi pascabencana.

Jeriko: Bantuan Bentuk Kepedulian

Jeriko mengatakan bantuan yang disalurkan tersebut memang masih dalam skala terbatas. Namun, menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana.

Ia berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban keluarga yang terdampak gempa di Flores.

Jeriko juga menyampaikan doa dan dukungan moral kepada masyarakat yang masih berjuang memulihkan kehidupan setelah gempa.

“Saya terus mendoakan saudara-saudara yang ada di Flores untuk tetap kuat menghadapi musibah yang terjadi,” kata Jeriko, Sabtu (5/9/2026).

Ia menyampaikan rasa syukur karena bantuan untuk korban gempa terus berdatangan dari berbagai wilayah di NTT maupun daerah lain di Indonesia.

Menurut Jeriko, solidaritas dari berbagai pihak menjadi kekuatan penting bagi masyarakat terdampak untuk bangkit setelah bencana.

“Kita bersyukur karena bantuan datang dari seluruh NTT bahkan berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya.

Dorong Pemulihan Pascagempa Segera Dilakukan

Selain bantuan kebutuhan dasar, Jeriko juga menekankan pentingnya proses pemulihan pascagempa agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas secara normal.

Ia berharap proses penanganan dan pemulihan bagi masyarakat terdampak dapat terus dikawal sehingga kebutuhan warga dapat segera terpenuhi.

“Kita terus kawal agar proses pemulihan cepat dilakukan agar saudara-saudara kita bisa beraktivitas kembali,” katanya.

Penyaluran bantuan ke Ende, Ngada dan Nagekeo tersebut sekaligus menunjukkan bahwa solidaritas terhadap korban gempa Flores terus bergerak.

Di tengah proses pemulihan pascabencana, bantuan berupa kebutuhan pokok, perlengkapan tidur serta kebutuhan perempuan dan anak-anak menjadi bagian penting untuk membantu keluarga terdampak melewati masa sulit.

Jeriko berharap semangat gotong royong dan kepedulian dari berbagai elemen masyarakat terus dipertahankan. Dengan dukungan bersama, masyarakat terdampak gempa di Flores diharapkan dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal. (rnc)