Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ia menegaskan bahwa hubungan kedua wilayah tidak hanya sebatas kedekatan geografis dan budaya, tetapi juga dapat diperkuat melalui kerja sama konkret di berbagai sektor.
“Kita pasti ke depan akan berurusan dan bekerja sama di berbagai bidang,” ujar Gubernur Melki.
Salah satu isu yang menjadi perhatian utama dalam pertemuan tersebut adalah penanganan stunting. Gubernur Melki menegaskan bahwa persoalan stunting tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan.
Menurutnya, stunting berkaitan erat dengan berbagai persoalan lain, seperti sanitasi, kondisi lingkungan, ketersediaan rumah layak huni, pendidikan, ekonomi, hingga pemahaman keluarga mengenai gizi dan pola pengasuhan anak.
“Karena itu, kita harus bekerja sama dengan semua pihak,” tegasnya.
Dorong Penanganan Stunting Berbasis Data
Gubernur Melki juga menjelaskan bahwa sejumlah daerah di NTT telah mengembangkan berbagai inovasi dalam penanganan stunting dengan menyesuaikan karakteristik masyarakat setempat.
Karena itu, pertukaran pengalaman dan praktik baik antara NTT dan Timor-Leste dinilai penting untuk menemukan model penanganan yang tepat sesuai kondisi masyarakat masing-masing.
Ia juga menekankan pentingnya intervensi berbasis data, termasuk pendekatan by name by address, sehingga program penanganan stunting benar-benar menyasar anak dan keluarga yang membutuhkan.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan