Kehadiran pemerintah secara langsung di tengah masyarakat, menurutnya, merupakan bentuk komitmen bahwa warga terdampak tidak menghadapi situasi sulit tersebut sendirian.

Pemerintah Siapkan Armada Feri untuk Palue

Selain penanganan korban dan kondisi di lapangan, akses transportasi menuju Palue juga menjadi perhatian pemerintah.

Kondisi geografis NTT yang terdiri atas banyak pulau membuat ketersediaan armada laut sangat penting untuk mempercepat mobilisasi bantuan, personel, logistik serta berbagai material yang dibutuhkan selama masa tanggap darurat dan pemulihan.

Dalam rapat virtual bersama Presiden Prabowo Subianto, Senin (7/9/2026), Gubernur Melki Laka Lena telah menyampaikan usulan penambahan armada angkutan laut untuk mendukung akses menuju Pulau Palue.

Merespons kebutuhan tersebut, Presiden Prabowo mengarahkan agar seluruh potensi armada laut yang tersedia dapat dioptimalkan melalui koordinasi dengan TNI Angkatan Laut.

Arahan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan kesiapan unsur TNI AL untuk mengoptimalkan kapal yang tersedia guna mendukung kebutuhan mobilisasi menuju wilayah terdampak.

Selain itu, Kementerian Perhubungan menyiapkan satu kapal feri ASDP yang dijadwalkan dikirim pada Selasa (8/9/2026) untuk mendukung pelayanan penyeberangan dan distribusi bantuan menuju Palue.