Kupang, RakyatNTT.ID – Pameran Pembangunan Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun ini telah dilaksanakan pada 15-24 Agustus 2026. Dari data yang dihimpun Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi NTT, estimasi kunjungan pada pameran pembangunan tahun ini sebanyak 120.260 pengunjung.

Secara umum, hasil survei yang dilakukan Badan Pusat Statistik Provinsi NTT serta Tim Neraca Wilayah dan Analisis Statistik, menunjukkan bahwa Pameran Pembangunan Provinsi NTT Tahun 2026 telah memberikan manfaat positif bagi pelaku UMKM, masyarakat pengunjung, maupun pemerintah daerah.

Persepsi Pelaku UMKM Atas Perubahan Omzet Usaha

Iklan

Sebagian besar pelaku usaha (54,10%) melaporkan bahwa omzet yang diperoleh selama pameran lebih tinggi dibandingkan kondisi biasanya. Temuan ini menunjukkan bahwa pameran telah berperan menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan penjualan melalui bertambahnya jumlah pembeli, perluasan akses pasar, dan meningkatnya eksposur produk kepada konsumen. Di sisi lain, sekitar 25,99% pelaku usaha menyatakan omzet yang diperoleh relatif sama. Sementara itu, sekitar 19,91% pelaku usaha mengalami omzet yang lebih rendah dibandingkan kondisi normal atau di luar masa pameran.

Tingkat Kepuasan Pelaku UMKM

Tingkat kepuasan peserta terhadap penyelenggaraan pameran cukup tinggi. Sekitar 61% responden pelaku UMKM memberikan penilaian 5 (sangat puas), sementara 24% lainnya memberikan penilaian 4. Kondisi ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan pameran secara umum telah mampu memenuhi harapan mayoritas peserta, baik dari aspek pelaksanaan kegiatan maupun manfaat yang diperoleh selama pameran berlangsung. Di sisi lain, proporsi peserta yang memberikan penilaian rendah relatif kecil, yakni sekitar 1% untuk penilaian 1 dan 2% untuk penilaian 2. Hal ini mengindikasikan bahwa masih terdapat, meskipun hanya sebagian kecil, peserta yang mengalami ketidakpuasan terhadap penyelenggaraan pameran. Karena itu, berbagai masukan yang disampaikan sangat penting untuk menjadi perhatian sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pameran pada masa mendatang.

Tingkat Kepuasan Pengunjung

Tingkat kepuasan pengunjung terhadap penyelenggaraan Pameran Pembangunan Provinsi NTT 2026 tergolong sangat tinggi. Penilaian 5 (sangat puas) diberikan oleh 62% responden, sedangkan sekitar 16% memberikan penilaian 4 (puas). Dengan demikian, sekitar 78% pengunjung memberikan penilaian pada kategori puas hingga sangat puas terhadap penyelenggaraan pameran secara keseluruhan.

Sementara, pengunjung yang memberikan penilaian 3 mencapai 13%, sementara penilaian 2 dan 1 masing-masing sebesar 3% dan 5%. Meskipun proporsinya relatif kecil, kelompok ini tentunya memberikan masukan yang berharga terkait aspek fasilitas pendukung, seperti pengaturan parkir, kebersihan lokasi, pengendalian debu, serta penataan area pameran.

Efek Multiplier Terhadap Output Perekonomian

Diperkirakan pameran memberikan efek multiplier terhadap output perekonomian Provinsi NTT sebesar 8,34 miliar rupiah, yang menyebar ke berbagai lapangan usaha. Dampak terbesar dirasakan oleh industri pengolahan (23%), diikuti perdagangan (16%) dan jasa lainnya, khususnya jasa hiburan (14%).

Besarnya dampak ekonomi yang diterima industri pengolahan mengindikasikan tingginya keterkaitan usaha pameran dengan sektor produksi barang, terutama UMKM yang menjual produk olahan baik makanan, minuman, kerajinan dan produk lainnya.

Di sisi lain, kontribusi yang cukup besar pada sektor perdagangan, jasa keuangan, pertanian, serta penyediaan akomodasi dan makan minum menunjukkan bahwa manfaat ekonomi pameran menyebar ke berbagai sektor pendukung.

Temuan ini memperlihatkan bahwa pameran tidak hanya berfungsi sebagai ajang promosi dan hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak aktivitas ekonomi yang memberi manfaat berantai (spillover effect) bagi perekonomian di NTT. (*/rnc)