Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Manajemen yang kurang lebih sekarang 569 orang, silakan melamar, silakan bersaing. Kita berharap mendapatkan pemimpin yang betul-betul berkualitas, tidak ada nepotisme dan tidak ada kolusi,” ujarnya.
Ardi dan Martin sendiri bukan sosok baru di lingkungan KSP Kopdit Swasti Sari. Keduanya merupakan kader internal yang telah bekerja selama puluhan tahun dan pernah menduduki sejumlah posisi strategis di lembaga tersebut.
Anggota Diminta Tidak Resah
Di tengah berakhirnya polemik internal, Yohanes mengimbau seluruh anggota KSP Kopdit Swasti Sari agar tetap tenang dan mempercayakan pengelolaan lembaga kepada kepengurusan baru.
Ia mengakui, konflik internal yang berlangsung beberapa waktu terakhir telah membuat sebagian anggota merasa lelah. Bahkan, terdapat anggota yang berniat menarik simpanannya karena khawatir terhadap kondisi koperasi.
Karena itu, Yohanes memastikan aset dan simpanan anggota tetap aman.
“Kami berharap, kami memohon, tenang-tenang saja. Aset kekayaan Bapak, Mama aman. Saya jamin aman,” tegasnya.
Ia juga meminta seluruh manajemen kembali bekerja sebagai satu tim dan menghilangkan sekat-sekat yang muncul akibat konflik internal.
“Tugas kalian berdua adalah bagaimana anak ayam yang kehilangan induk sekarang mari berkumpul. Kembali supaya jangan ada kisruh-kisruh lagi,” katanya.
Kepengurusan Baru Soroti SHU Anggota
Selain menyelesaikan persoalan internal, kepengurusan baru juga akan menaruh perhatian terhadap Sisa Hasil Usaha (SHU) yang diterima anggota.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan