Sementara itu, untuk produk yang dibuat khusus atau custom, harganya bisa mencapai beberapa juta rupiah.

“Kalau yang custom, harganya tergantung pesanan. Bisa sampai beberapa juta rupiah, tergantung desain dan kebutuhan pelanggan,” katanya.

Rooli menjelaskan, Sumba Furniture sebenarnya merupakan bagian dari perusahaan yang bernama RSF atau Rooli Sumba Furniture.

Iklan

Namun, dalam aktivitas usahanya, nama Sumba Furniture lebih banyak digunakan karena lebih mudah dikenal masyarakat.

“Perusahaan kami sebenarnya bernama RSF, Rooli Sumba Furniture. Tetapi yang lebih dikenal dan kami gunakan adalah nama Sumba Furniture,” jelasnya.

Rooli berharap kehadiran Sumba Furniture dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Sumba Barat Daya terhadap furnitur dan desain interior yang semakin beragam.

Ia juga ingin usaha tersebut terus berkembang dengan mengikuti tren desain interior, namun tetap dapat menyesuaikan produk dengan kebutuhan dan kemampuan pelanggan. (rnc29)