Layanan tersebut bisa digunakan untuk kamar tidur, dapur, ruang keluarga, kantor, kafe hingga hotel.

“Jadi pelanggan bisa pesan sesuai kebutuhan. Misalnya ingin kamar tidur dengan nuansa seperti hotel, kami bisa desain sesuai keinginan dan ukuran ruangan,” kata Rooli.

Menurut dia, pelanggan cukup menyampaikan konsep atau model interior yang diinginkan.

Iklan

Setelah itu, tim Sumba Furniture akan datang untuk mengukur ruangan dan membuat desain.

“Misalnya ada pelanggan bilang, ‘Saya mau kamar tidur saya seperti ini.’ Kami datang untuk mengukur ruangan, kemudian kami buat desainnya. Setelah desain dan harganya disepakati, baru kami kerjakan,” jelasnya.

Dengan sistem tersebut, pelanggan tidak harus memilih desain yang sudah tersedia. Desain dapat disesuaikan dengan ukuran ruangan, kebutuhan dan selera pemilik.

Rooli mengatakan Sumba Furniture menyasar semua kalangan, mulai dari masyarakat menengah ke bawah hingga menengah ke atas.

Harga produk juga bervariasi tergantung jenis, ukuran, bahan dan tingkat kesulitan pengerjaannya.

Sebagai contoh, sebuah meja nakas berukuran 80 x 80 sentimeter dengan tinggi 75 sentimeter dan dilengkapi laci dibanderol mulai Rp 500.000.

“Untuk nakas, ada yang harganya mulai Rp 500.000. Ukurannya sekitar 80 x 80 sentimeter, tingginya 75 sentimeter dan ada lacinya,” ungkap Rooli.