Selain intervensi langsung, edukasi, penyuluhan, konseling, dan pendampingan kepada masyarakat juga perlu terus ditingkatkan.

Materi edukasi terutama berkaitan dengan gizi seimbang, pola asuh, sanitasi lingkungan, serta pelayanan kesehatan ibu dan anak.

“Pencegahan stunting harus dimulai sejak dini,” tegasnya.

Thobias berharap Pra-Musrenbang Tematik Stunting Kecamatan Hawu Mehara tidak berhenti pada pembahasan maupun penyusunan daftar program.

Forum tersebut harus menghasilkan langkah konkret yang realistis, dapat dilaksanakan, dan benar-benar menjawab persoalan masyarakat.

Dengan meningkatnya angka stunting menjadi 25,63 persen, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua dituntut memperkuat kembali strategi intervensi agar capaian penurunan stunting tidak hanya tercatat dalam dokumen perencanaan, tetapi dirasakan langsung oleh keluarga dan anak-anak di seluruh wilayah. (*/rnc)