Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Kenaikan dari 21,95 persen menjadi 25,63 persen memberikan pesan yang jelas kepada kita bahwa upaya yang sudah kita lakukan harus terus diperkuat, dievaluasi dan diarahkan kepada sasaran yang paling membutuhkan,” katanya.
Enam Kelompok Sasaran jadi Prioritas
Wabup Thobias menjelaskan, percepatan pencegahan dan penurunan stunting periode 2025–2029 difokuskan pada enam kelompok sasaran prioritas.
Keenam kelompok tersebut yakni ibu hamil, ibu menyusui dan ibu nifas; anak usia 0–23 bulan; anak usia 24–59 bulan; remaja putri; calon pengantin; serta rumah tangga dan masyarakat.
Menurutnya, keenam kelompok tersebut harus menjadi perhatian utama dalam penyusunan program pembangunan.
Apabila ditemukan desa dengan jumlah ibu hamil berisiko tinggi, misalnya, maka pendampingan kehamilan dan pemenuhan kebutuhan gizi harus diperkuat.
Begitu pula jika ditemukan persoalan sanitasi dan keterbatasan air bersih. Penanganannya tidak cukup hanya mengandalkan sektor kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan sektor lain.
Sementara keluarga yang menghadapi persoalan keterbatasan pangan dan ekonomi membutuhkan intervensi terpadu antara kesehatan, ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, dan perlindungan sosial.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan