Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Salah satu aspek yang diperkuat adalah penerapan Standar Layanan dan Higiene Sanitasi (SLHS).
SPPG yang belum memenuhi standar dapat dikenai status suspend hingga proses perbaikan selesai dilakukan.
Langkah tersebut berkaitan dengan upaya memastikan layanan makanan bergizi tidak hanya memperluas jumlah penerima, tetapi juga memenuhi standar pelayanan dan keamanan pangan.
Anggaran BGN 2027 Lebih Besar dari 2026
Sebagai pembanding, total pagu BGN setelah penajaman pada 2026 mencapai Rp229,75 triliun.
Dari jumlah tersebut, sekitar Rp221,30 triliun dialokasikan untuk Pemenuhan Gizi Nasional. Sebesar Rp218,77 triliun di antaranya digunakan untuk mendukung program MBG.
Dengan demikian, anggaran indikatif BGN 2027 sebesar Rp240,2 triliun menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan pagu BGN setelah penajaman pada 2026.
Peningkatan tersebut terutama berkaitan dengan kebutuhan pelaksanaan dan perluasan program pemenuhan gizi nasional, dengan MBG tetap menjadi program yang memperoleh porsi anggaran terbesar. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan