Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Sementara itu, anggaran operasional BGN dialokasikan sebesar Rp7,36 triliun.
Anggaran operasional tersebut terdiri atas belanja operasional pegawai sebesar Rp7,19 triliun dan belanja operasional barang sebesar Rp176,78 miliar.
MBG 2026 Sudah Jangkau 56,9 Juta Orang
Perluasan anggaran MBG tidak terlepas dari target penerima manfaat yang terus bertambah.
Pada 2026, BGN menargetkan program MBG dapat menjangkau 74,5 juta penerima manfaat.
Hingga 31 Agustus 2026, program tersebut telah menjangkau sekitar 56,9 juta orang atau mencapai 76,45 persen dari target tahun ini.
Dengan capaian tersebut, masih terdapat sekitar 17,56 juta penerima manfaat yang perlu dijangkau untuk memenuhi target 2026.
Data tersebut menjadi salah satu dasar dalam mempersiapkan perluasan pelaksanaan program pada tahun berikutnya.
1.653 Sekolah Elite Tak Lagi Terima MBG
Dalam paparannya di hadapan Komisi IX DPR, BGN juga menyampaikan adanya perubahan sasaran penerima program.
Sebanyak 1.653 sekolah elite ditetapkan tidak lagi menerima MBG. Pada saat yang sama, pemerintah mempersiapkan pembukaan layanan di wilayah 3T, yakni daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari penyesuaian pelaksanaan program agar layanan pemenuhan gizi dapat menjangkau kelompok dan wilayah yang menjadi sasaran prioritas.
Standar Higiene SPPG Diperketat
Selain memperluas cakupan penerima, BGN juga memperkuat pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai unit pelaksana layanan MBG.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan