Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Sebelum melakukan penelusuran lebih lanjut, media juga melakukan konfirmasi kepada Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Rote Ndao, Diksel Haning, terkait informasi mengenai aktivitas pengambilan batu gunung di Desa Baadale.
Menurut keterangan Diksel, tidak terdapat pemberitahuan mengenai kegiatan tersebut untuk kepentingan pungutan retribusi. Ia juga menyebut pemilik material yang dikonfirmasi hanya memiliki kewenangan terkait material sertu, bukan batu gunung.
Keterangan mengenai status perizinan atau kewenangan pengambilan material tersebut masih memerlukan penjelasan lebih lanjut dari instansi teknis yang berwenang.
Sopir Diminta Menyebut Nama Kasat
Sesampainya di gerbang Hotel Nihi Rote, empat dump truck tersebut disebut dihentikan oleh petugas keamanan.
Para sopir kemudian diminta menunjukkan DO atau surat jalan sebagai dokumen pendukung pengiriman material.
Salah seorang sopir, sebagaimana dikutip dalam informasi yang diperoleh media, mengaku tidak membawa dokumen tersebut. Sopir itu mengatakan sebelumnya telah meminta surat jalan kepada pemilik batu, tetapi tidak mendapatkannya.
Menurut pengakuan sopir tersebut, dirinya mendapat arahan untuk menyampaikan bahwa batu yang dibawa berasal dari pihak tertentu di kepolisian apabila ditanya petugas hotel.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan