Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Sementara di sektor kelautan dan perikanan, potensi laut yang mengelilingi Sabu Raijua juga menjadi kekuatan besar yang perlu dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Pengembangan rumput laut dan garam terus didorong, baik dari sisi produksi maupun peningkatan nilai tambah bagi masyarakat pesisir.
Arsip Jadi Sumber Pengetahuan untuk Masa Depan
Lebih lanjut, Thobias menegaskan Pameran Arsip “Mengingat Sabu” bukan sekadar kegiatan untuk melihat dokumen masa lalu.
Menurutnya, arsip merupakan sumber pengetahuan yang dapat menjadi bahan refleksi sekaligus memperkuat langkah pembangunan di masa depan.
Ia mengajak masyarakat belajar dari ketangguhan para leluhur yang telah mewariskan nilai kemandirian, kebijaksanaan dalam mengelola alam serta kemampuan memenuhi kebutuhan hidup di tengah berbagai keterbatasan.
“Melalui kegiatan ini, mari kita kembali belajar dan merefleksikan bahwa masyarakat Sabu sejak dahulu telah memiliki kemampuan yang luar biasa dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” katanya.
Thobias berharap pameran tersebut dapat menjadi ruang edukasi bagi masyarakat, terutama generasi muda, agar semakin mengenal sejarah dan menghargai budaya.
Ia juga berharap generasi muda memahami bahwa Sabu Raijua dibangun melalui perjalanan panjang serta perjuangan masyarakat yang tangguh.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan