“Kalau ada rekomendasi yang kita tanda tangani kuda yang produktif dan keluar, itu sebuah kesalahan,” tegasnya.

Selama ini, kata Agustinus, kuda dari SBD dikirim ke sejumlah wilayah, antara lain Sulawesi dan Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kuda-kuda tersebut umumnya dikirim untuk memenuhi kebutuhan konsumsi daging kuda di daerah tujuan. (rnc29)

Iklan