Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Tidak hanya dari pihak sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang juga telah memberikan pembinaan kepada oknum guru, kepala sekolah, serta seluruh guru di SD Inpres Kaniti pada Rabu (19/8/2026).
“Pihak dinas memberikan peringatan kepada kami pihak sekolah untuk tidak melakukan kekerasan di lingkungan sekolah,” ungkap Yuli.
Sekolah Tegaskan Komitmen Cegah Kekerasan
Kesepakatan bersama keluarga korban dan komite sekolah tidak hanya menjadi akhir dari proses mediasi, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh pihak agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Yuli menegaskan, pihak sekolah telah memberikan arahan kepada seluruh guru untuk mengedepankan pendekatan yang penuh kasih dalam mendidik siswa.
Menurutnya, sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk belajar dan berkembang.
“Mari kita menjalin kerja sama yang baik, jangan berpikir bahwa dengan masalah ini membuat kita untuk terpisah, mari kita bersama dan lanjutkan kerja sama, dan harapan saya kepada oknum guru untuk lebih lagi mencintai anak-anak,” ujarnya.
Korban Dipindahkan ke Rombel Baru
Sebagai bagian dari tindak lanjut, pihak sekolah juga memastikan siswa yang menjadi korban mendapatkan pendampingan selama kembali mengikuti proses pembelajaran.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan