Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Berbagai pandangan, masukan, koreksi, dan rekomendasi yang disampaikan merupakan wujud komitmen bersama untuk terus memperbaiki tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah,” ujar Krisman.
Ia menegaskan, penetapan Perda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD bukan merupakan akhir dari proses pengelolaan keuangan daerah.
Sebaliknya, penetapan tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi anggaran sehingga setiap rupiah yang dibelanjakan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bupati Minta Target PAD Dievaluasi Total
Salah satu instruksi utama Bupati adalah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap target dan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Krisman menaruh perhatian serius terhadap realisasi PAD yang belum mencapai target. Karena itu, OPD pengelola pendapatan diminta mengevaluasi kembali seluruh target yang telah ditetapkan.
Target PAD ke depan harus disusun secara rasional, terukur, dan berdasarkan potensi riil daerah.
Selain pendapatan, Bupati juga meminta OPD yang memiliki realisasi belanja di bawah 80 persen segera melakukan pembenahan, terutama dalam aspek perencanaan dan pelaksanaan anggaran.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan