Ayahnya merupakan seorang guru sekolah dasar. Meski memiliki keterbatasan ekonomi, kedua orang tuanya tetap berjuang agar seluruh anaknya dapat memperoleh pendidikan hingga menyandang gelar sarjana.

Kisah tersebut disampaikan untuk memberikan motivasi kepada mahasiswa agar tidak mudah menyerah dalam mengejar pendidikan.

Bupati juga menceritakan keberhasilan salah satu anaknya yang berhasil menempuh pendidikan di University of Toronto, Kanada, melalui Program Beasiswa Indonesia Maju.

Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa kesempatan dan prestasi dapat membuka jalan bagi anak daerah untuk bersaing hingga tingkat internasional.

Penerima KIP Kuliah Diminta Bertanggung Jawab

Kepada para penerima KIP Kuliah, Bupati Krisman berpesan agar beasiswa tersebut dimanfaatkan secara serius dan penuh tanggung jawab.

Ia mengingatkan bahwa KIP Kuliah bukan sekadar bantuan sosial, tetapi merupakan amanah negara yang harus dipertanggungjawabkan melalui prestasi akademik, kedisiplinan dan penyelesaian studi tepat waktu.

Para mahasiswa penerima KIP Kuliah diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus mempersiapkan masa depan.

Menurut Bupati, keberhasilan mahasiswa nantinya tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan Sabu Raijua.

Harapkan Lahir Generasi Sabu Raijua Berdaya Saing Global

Bupati Krisman menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kemendiktisaintek, tim pengelola KIP Kuliah, serta manajemen Politeknik Negeri Jember atas sinergi dalam memperkuat pendidikan tinggi di Sabu Raijua.