Kupang, RakyatNTT.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar di ruang publik mengenai persoalan akademik mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Jessica Sofia Tunardjo.

Klarifikasi tersebut disampaikan melalui konferensi pers yang digelar di Aula Rektorat Undana, Rabu (5/8/2026). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk keterbukaan informasi sekaligus meluruskan sejumlah informasi yang dinilai tidak sesuai dengan fakta.

Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi Undana, Prof. Dr. Philiphi de Rozari, menegaskan bahwa informasi mengenai pembatalan ujian skripsi hingga 12 kali tidak benar.

Menurutnya, persoalan yang terjadi sebenarnya berkaitan dengan penyesuaian jadwal seminar proposal dan seminar hasil, bukan pembatalan ujian skripsi berulang kali.

Undana Bantah Isu Ujian Skripsi 12 Kali

Prof. Philiphi menjelaskan, perubahan jadwal dipengaruhi sejumlah faktor, antara lain agenda Tridarma Perguruan Tinggi dosen, kesibukan mahasiswa, serta proses administrasi program studi yang harus mengelola jumlah mahasiswa dalam skala besar.

Karena itu, ia meminta masyarakat tidak menyimpulkan persoalan tersebut berdasarkan informasi yang beredar di media sosial.