“Ini bukan masalah siapa yang menang atau kalah. Yang utama adalah bagaimana kegiatan ini bisa mengembangkan minat dan bakat anak-anak,” tegasnya.

Ia meminta peserta yang belum meraih juara agar tidak berkecil hati. Sebaliknya, peserta yang berhasil menjadi pemenang diingatkan agar tidak cepat berpuas diri dan terus mengembangkan kemampuan.

Lomba Bercerita Antar Siswa/Siswi SD se-Kabupaten Sabu Raijua berlangsung selama dua hari, 13–14 Agustus 2026.

Iklan

Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua berkomitmen menjadikan kegiatan literasi dan seni bercerita sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang berkarakter sekaligus menjaga warisan budaya daerah.

Melalui kegiatan tersebut, cerita rakyat Sabu Raijua tidak hanya diperkenalkan kepada anak-anak, tetapi juga dihidupkan kembali sebagai bagian dari identitas dan kekayaan budaya yang perlu diwariskan kepada generasi berikutnya. (*/rnc)