Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Tambolaka, RakyatNTT.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), membuka posko donasi untuk membantu warga Flores yang terdampak bencana gempa bumi.
Posko donasi tersebut dipusatkan di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati SBD dan mulai dibuka pada Jumat (21/8/2026) hingga 25 Agustus 2026 mendatang.
Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, mengatakan bantuan yang dihimpun tidak hanya berupa uang tunai, tetapi juga berbagai kebutuhan mendesak bagi para korban bencana.
“Kami juga akan membuka open donasi tidak hanya uang, tetapi juga barang berupa selimut, pakaian, pampers, dan lain sebagainya. Ini yang perlu karena kami peduli, ditambah warga di sana banyak yang butuh,” kata Ratu kepada wartawan, Jumat, di sela-sela penerimaan atlet sepak bola Soeratin U-17 asal SBD.
Menurut Ratu, masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan dapat langsung mendatangi posko yang telah disiapkan di Rujab Bupati SBD.
“Bagi warga yang mau mendonasikan bantuan bisa langsung ke rujab Bupati SBD,” ujarnya.
Selain membuka posko donasi, Pemkab SBD juga menginisiasi gerakan solidaritas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah.
Melalui gerakan tersebut, setiap ASN, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), maupun tenaga pendidik, diajak menyumbangkan dana minimal Rp20.000 untuk membantu para korban gempa.
“Saat ini kami sedang menggalang donasi untuk saudara-saudara kita di Flores karena ada beberapa wilayah yang terdampak gempa sehingga perlu ada solidaritas dari kami masyarakat Sumba Barat Daya, khususnya Pemkab SBD,” kata Ratu.
Ia menegaskan bahwa nominal Rp20.000 merupakan batas minimal yang dianjurkan bagi ASN. Namun, bagi yang ingin memberikan bantuan lebih besar dipersilakan sesuai kemampuan masing-masing.
“Untuk ASN Rp20 ribu. Terserah kalau kemudian ada yang berdonasi lebih, itu terserah. Tidak masalah. Intinya untuk PNS dan PPPK termasuk juga para guru-guru di sekolah karena sekarang banyak juga sekolah-sekolah yang inisiatif untuk membantu warga yang terdampak,” ujarnya.
Ratu berharap gerakan kemanusiaan tersebut dapat meringankan beban masyarakat Flores yang tengah menghadapi dampak bencana serta menjadi wujud solidaritas masyarakat SBD terhadap sesama warga NTT. (rnc29)






WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan