Ia juga menilai posisi strategis Rote sebagai wilayah paling selatan Indonesia harus menjadi kekuatan dalam pembangunan nasional.

“Rote bukan lagi daerah terluar yang tertinggal, tetapi harus menjadi beranda depan Indonesia dalam industri garam nasional. Ini adalah kesempatan emas yang harus dijaga bersama agar mampu mengangkat perekonomian masyarakat NTT secara berkelanjutan,” tambahnya.

Gubernur NTT Siap Dukung Percepatan Pembangunan K-SIGN

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Gubernur NTT Melki Laka Lena, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT Benyamin Nahak, Asisten I Sekretaris Daerah Provinsi NTT Alex Lumba, jajaran Forkopimda, serta pimpinan perangkat daerah Kabupaten Rote Ndao.

Iklan

Dalam kesempatan itu, Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto beserta jajaran pemerintah pusat atas komitmen membangun Nusa Tenggara Timur melalui proyek strategis nasional tersebut.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, Bapak Menko Pangan Zulkifli Hasan, Bapak Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Bapak Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto, serta Bapak Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan atas dukungan dan komitmennya membangun NTT melalui kawasan industri garam nasional ini,” ujar Melki Laka Lena.