Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Kalau nantinya ada orang menawarkan jasa dengan imbalan tertentu sambil mengaku keluarga saya, sahabat saya, teman saya, alumni bersama saya, atau siapa pun, saya pastikan itu tidak benar,” ujarnya.
Minta Masyarakat Laporkan Oknum Pencatut Nama
Sudaryono meminta masyarakat segera melapor kepada aparat penegak hukum apabila menemukan pihak yang mencatut namanya atau mengatasnamakan BGN untuk memperoleh keuntungan pribadi.
Ia menegaskan pemerintah serius membangun tata kelola Program Makan Bergizi Gratis yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik penyalahgunaan wewenang.
“Kalau ada yang seperti itu, saya minta dilaporkan kepada pihak yang berwajib. Karena kita betul-betul serius menangani persoalan ini,” katanya.
Tata Kelola BGN Harus Transparan
Lebih lanjut, Sudaryono memastikan seluruh penyelesaian persoalan di lingkungan Badan Gizi Nasional akan dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.
Ia menolak praktik lobi tertutup maupun pendekatan personal dalam pengambilan keputusan. Menurutnya, seluruh proses harus berjalan secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Saya ingin penyelesaian masalah, follow up, dan segala sesuatu dilaksanakan sesuai mekanisme sistem. Bukan lagi mengandalkan kedekatan personal atau pembicaraan di ruang-ruang tertutup. Semua harus dibahas secara terbuka, transparan, dan sesuai prosedur,” tegasnya.
Gantikan Nanik S. Deyang
Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Rabu (22/7/2026) di Istana Negara, Jakarta.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan