Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Perjuangan melawan TPPO tentu tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah atau DPRD. Ini adalah tanggung jawab bersama. Gereja, sekolah, perguruan tinggi, media massa, organisasi masyarakat sipil, dunia usaha, pemerintah desa, keluarga, hingga komunitas pemuda harus menjadi bagian dari gerakan besar melindungi anak-anak NTT. TPPO adalah kejahatan yang terorganisasi; karena itu, perlindungannya pun harus dibangun secara terorganisasi dan melibatkan semua pihak.
Ukuran kemajuan sebuah daerah bukan hanya pertumbuhan ekonominya atau banyaknya investasi yang masuk. Ukuran kemajuan sesungguhnya adalah seberapa mampu daerah itu melindungi martabat, keselamatan, dan masa depan setiap warganya.
Karena itu, izinkan saya menutup tulisan ini dengan satu seruan yang lahir dari nurani kita bersama:
Jangan lagi kirim pulang anak-anak NTT dalam peti jenazah. Kirim mereka pulang dalam keadaan hidup, selamat, bermartabat, dan membawa harapan. (*)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan