Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Menurutnya, barang-barang yang mudah pecah atau rusak seperti telur, makanan ringan, dan berbagai kebutuhan pokok sering kali tidak lagi layak dijual setelah melewati jalur tersebut.
“Kami sebagai pelaku UMKM sering mengalami kerugian. Bahkan ada usaha yang akhirnya terpaksa tutup karena keuntungan habis akibat barang rusak di perjalanan,” katanya.
Ia menambahkan, kondisi ini membuat keuntungan usaha semakin menipis dan menghambat perkembangan ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan.
Minta Pemerintah Prioritaskan Infrastruktur
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Alor segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki Jalan Mainang agar aktivitas masyarakat kembali berjalan lancar.
Selain meningkatkan keselamatan pengguna jalan, pembangunan infrastruktur dinilai akan mempercepat distribusi hasil pertanian, mendukung pertumbuhan UMKM, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Eduard juga mengingatkan agar persoalan jalan rusak tidak hanya dijadikan isu politik saat momentum tertentu.
“Jangan jadikan jalan rusak sebagai komoditas politik untuk mencari dukungan masyarakat. Yang dibutuhkan warga adalah tindakan nyata melalui pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya,” tegasnya. (rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan