Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Karena itu, ia meminta dukungan Banggar DPR RI untuk memperkuat sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan hilirisasi agar komoditas unggulan NTT memiliki nilai tambah yang lebih besar.
“Kami memiliki bahan baku, tetapi membutuhkan dukungan agar proses produksinya dilakukan di NTT. Dengan demikian, nilai tambahnya dapat dinikmati masyarakat dan daerah menjadi lebih mandiri,” ujar Melki.
Hilirisasi Dinilai Kunci Meningkatkan Ekonomi Daerah
Menurut Gubernur, hilirisasi menjadi strategi penting untuk meningkatkan perekonomian NTT.
Ia mencontohkan komoditas pinang yang selama ini masih banyak didatangkan dari luar daerah dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp1 triliun setiap tahun.
Kondisi tersebut menunjukkan besarnya peluang ekonomi apabila komoditas lokal dapat diproduksi, diolah, dan dipasarkan langsung dari NTT.
Selain itu, Melki juga meminta dukungan fiskal untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan, penanganan stunting, serta pembangunan infrastruktur yang masih menjadi tantangan di berbagai wilayah.
Ia menegaskan bahwa meski tren pertumbuhan ekonomi terus meningkat dan angka kemiskinan mulai menurun, persoalan stunting masih membutuhkan dukungan pembiayaan yang berkelanjutan, termasuk melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Soroti Beban Pengelolaan Labuan Bajo
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur turut menyoroti pengelolaan kawasan pariwisata super prioritas Labuan Bajo.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan