Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Roy mengatakan sebagian armada DLHK sudah mengalami kerusakan dan tidak lagi layak beroperasi, sementara jumlah kendaraan yang tersedia belum mampu mengimbangi volume sampah yang terus meningkat di Kota Kupang.
Karena itu, ia meminta Pemerintah Kota Kupang segera menambah armada pengangkut sampah.
“Pemerintah harus menjawab persoalan ini secara cepat. Dari sisi politik anggaran, kami akan berupaya mendukung anggaran DLHK agar mampu menjawab kebutuhan operasional di lapangan,” tegasnya.
Perumda Pasar Diminta Mandiri Kelola Sampah Pasar
Roy juga menyoroti persoalan sampah yang masih terjadi di sejumlah pasar tradisional di Kota Kupang.
Menurutnya, Perumda Pasar tidak seharusnya sepenuhnya bergantung pada DLHK dalam menangani sampah di kawasan pasar.
Ia mengusulkan agar Perumda Pasar mulai mengalokasikan anggaran untuk pengadaan armada pengangkut sampah sendiri sehingga pengelolaan kebersihan pasar dapat dilakukan secara mandiri.
Hal tersebut dinilai sejalan dengan adanya retribusi kebersihan yang setiap hari dibayarkan para pedagang kepada Perumda Pasar.
“Kalau ada retribusi kebersihan, maka ada konsekuensinya bahwa pedagang berhak mendapatkan pelayanan kebersihan yang baik. Area pasar seharusnya bisa dikelola sendiri tanpa bergantung sepenuhnya kepada DLHK. Ini menjadi tugas Perumda untuk mengeksekusi pelayanan tersebut,” pungkas Roy.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan