Ia menilai, keberadaan FTZ akan membuka peluang lebih besar bagi masuknya investor, memperkuat perdagangan lintas batas, dan meningkatkan daya saing ekonomi Kabupaten Belu.

KADIN jadi Mitra Strategis Pemerintah

Bupati menegaskan bahwa KADIN memiliki peran penting sebagai penghubung antara pemerintah dengan dunia usaha.

Melalui organisasi tersebut, berbagai aspirasi, inovasi, dan kebutuhan pelaku usaha dapat disampaikan sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi.

“KADIN hadir untuk menjembatani kepentingan para pengusaha dengan pemerintah. Banyak ide besar lahir dari para pelaku usaha, dan pemerintah membutuhkan masukan tersebut agar pembangunan ekonomi berjalan sesuai kebutuhan di lapangan,” katanya.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi kunci dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan.

Sinergi Tiga Kabupaten Perbatasan

Willy Lay juga mengungkapkan bahwa semangat membangun kawasan ekonomi perbatasan tidak hanya datang dari Pemerintah Kabupaten Belu.

Dukungan serupa juga mengalir dari DPRD Kabupaten Belu, DPRD Kabupaten Malaka, dan DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Ia optimistis sinergi tiga kabupaten di wilayah perbatasan akan melahirkan kekuatan ekonomi baru yang mampu meningkatkan daya saing kawasan.