“Kalau kita bersatu, kekuatan ekonomi kita akan jauh lebih besar dibandingkan berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi pemerintah, DPRD, KADIN, dan seluruh pelaku usaha menjadi kunci untuk mewujudkan kawasan ekonomi perbatasan yang maju,” tegasnya.

Buka Peluang Kerja Sama Internasional

Selain mendorong pembentukan FTZ, Pemerintah Kabupaten Belu juga terus memperluas kerja sama internasional.

Saat ini, pemerintah tengah membuka akses penempatan tenaga kerja ke Jepang serta menjajaki program pertukaran pelajar dengan Kota Darwin, Australia.

Menurut Bupati, kedekatan geografis Belu dengan Darwin merupakan keunggulan strategis yang harus dimanfaatkan untuk memperluas peluang di bidang pendidikan, investasi, perdagangan, dan ketenagakerjaan.

“Kedekatan Belu dengan Darwin merupakan keunggulan yang harus dimanfaatkan. Kita ingin membuka lebih banyak peluang pendidikan, investasi, perdagangan, dan ketenagakerjaan bagi masyarakat Belu,” jelasnya.

Festival Fulan Fehan Diproyeksikan jadi Magnet Ekonomi

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan bahwa Festival Fulan Fehan merupakan bagian dari strategi pembangunan ekonomi berbasis budaya dan diplomasi.

Festival tersebut dirancang sebagai Festival Persahabatan Tiga Negara yang melibatkan Indonesia, Timor-Leste, dan Australia.