Melalui konsep tersebut, Pemerintah Kabupaten Belu berharap festival mampu menarik perhatian investor, pelaku usaha, wisatawan mancanegara, hingga pemerintah dari berbagai negara.

Bahkan, ke depan Belu ditargetkan menjadi salah satu tujuan singgah kapal pesiar internasional saat Festival Fulan Fehan berlangsung.

Menurut Bupati, kehadiran wisatawan internasional akan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi sektor perhotelan, UMKM, kuliner, transportasi, hingga ekonomi kreatif masyarakat.

Perkuat Organisasi KADIN Hadapi Peluang Investasi

Untuk menghadapi peluang investasi yang semakin besar, Bupati mendorong KADIN Belu memperkuat struktur organisasinya dengan melibatkan lebih banyak unsur strategis, seperti sektor perbankan, lembaga pembiayaan, perhotelan, pelaku UMKM, hingga membentuk bidang kerja sama internasional.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memperluas jaringan investasi sekaligus meningkatkan daya saing dunia usaha lokal.

“Pemerintah Kabupaten Belu siap berjalan bersama KADIN dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan kolaborasi yang kuat, saya optimistis Belu akan tumbuh menjadi pusat perdagangan, investasi, dan ekonomi perbatasan yang maju, sekaligus menjadi wajah Indonesia di beranda terdepan negara,” pungkas Willy Lay.