Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Tertinggal lebih dulu membuat Amerika meningkatkan intensitas serangan. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-30 ketika tendangan bebas Malik Tillman gagal diantisipasi dengan baik oleh Thibaut Courtois sehingga skor berubah menjadi 1-1.
Namun kegembiraan tuan rumah hanya berlangsung tiga menit. Belgia kembali memimpin melalui aksi De Ketelaere yang menyundul umpan silang Leandro Trossard tanpa mampu dihentikan kiper Amerika Serikat.
Skor 2-1 untuk Belgia bertahan hingga turun minum.
Vanaken dan Lukaku Pastikan Kemenangan Belgia
Memasuki babak kedua, Mauricio Pochettino mencoba mengubah jalannya pertandingan dengan memasukkan Gio Reyna menggantikan Sergino Dest.
Meski demikian, Belgia tetap mampu mengendalikan permainan dan tampil lebih efektif dalam memanfaatkan kesalahan lawan.
Pada menit ke-57, Hans Vanaken memperbesar keunggulan menjadi 3-1 setelah memanfaatkan blunder penjaga gawang Amerika Serikat yang gagal mengamankan bola.
Amerika Serikat terus berusaha mengejar ketertinggalan dengan meningkatkan tekanan di lini depan. Namun rapatnya pertahanan Belgia membuat sejumlah peluang gagal berbuah gol.
Di masa injury time, Romelu Lukaku melengkapi pesta gol Belgia. Penyerang yang masuk sebagai pemain pengganti itu sukses menyelesaikan umpan Vanaken menjadi gol keempat Belgia sekaligus memastikan kemenangan 4-1.
Statistik Belgia Jauh Lebih Efektif
Meski kalah dalam penguasaan bola, Belgia tampil jauh lebih tajam dibandingkan Amerika Serikat.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan