Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Maumere, RakyatNTT.ID – Polemik pembangunan vila dan galangan kapal milik PT Atlas Samudera Perkasa di Desa Wairterang, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali menjadi sorotan publik.
Proyek yang berada di kawasan pesisir Teluk Maumere tersebut dinilai memunculkan sejumlah pertanyaan terkait legalitas pembangunan, kesesuaian tata ruang, perlindungan lingkungan hidup, serta partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan.
Perhatian masyarakat semakin meningkat setelah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sikka menggelar sosialisasi terkait proyek tersebut pada pekan lalu. Namun, minimnya penjelasan terbuka dari instansi terkait justru memunculkan berbagai tanda tanya mengenai aspek perizinan dan dampak lingkungan.
Direktur Eksekutif Daerah WALHI NTT, Yuvensius Stefanus Nonga, SH, MH, mengatakan pembangunan vila disebut telah berjalan meskipun proses sosialisasi kepada masyarakat dinilai belum dilakukan secara memadai.
“Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai sejauh mana prinsip partisipasi publik yang menjadi salah satu syarat penting dalam tata kelola lingkungan hidup yang demokratis,” kata Yuvensius, Minggu (21/6/2026).
Berada di Kawasan Konservasi Teluk Maumere
Pesisir Wairterang dengan luas sekitar 62,45 hektare merupakan bagian dari perairan Teluk Maumere yang masuk dalam kawasan Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Gugus Pulau Teluk Maumere.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan