Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Tim yang dipimpin Ivander Yosef Lelo mengembangkan konsep inovatif bernama SARAMA, sebuah perangkat stimulasi saraf adaptif yang dirancang untuk membantu pemulihan fungsi motorik pasien pasca-strok.
Teknologi tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif terapi yang membantu penyandang disabilitas akibat strok untuk memulihkan kemampuan geraknya secara lebih optimal.
Meski disusun dalam waktu yang relatif singkat di tengah kesibukan akademik, gagasan SARAMA berhasil menarik perhatian tim penilai nasional karena menawarkan solusi terhadap meningkatnya kasus strok di Indonesia.
Siap Menuju PIMNAS 2026
Keberhasilan memperoleh pendanaan PKM Nasional menjadi langkah awal bagi ketiga tim mahasiswa Undana untuk melaju ke ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2026 yang akan digelar di Universitas Diponegoro, Semarang.
Selama periode Mei hingga November 2026, para peserta akan menjalankan tahapan implementasi program, penyusunan laporan kemajuan, monitoring, hingga evaluasi akhir sebagai penentu kelolosan ke PIMNAS.
Dengan dukungan penuh dari universitas serta pendampingan intensif para dosen pembimbing, ketiga tim optimistis mampu menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Keberhasilan ini sekaligus mempertegas komitmen Universitas Nusa Cendana dalam mendorong lahirnya riset, inovasi, dan program pengabdian yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat NTT maupun Indonesia secara luas. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan