Ruteng, RakyatNTT.ID – Tim SAR Gabungan terus mengintensifkan penanganan pascagempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) menyusul gempa susulan berkekuatan Magnitudo 6,0 yang kembali mengguncang wilayah terdampak.

Operasi pencarian, pemantauan, dan evakuasi saat ini dipusatkan di empat kabupaten, yakni Manggarai Timur, Manggarai, Ngada, dan Nagekeo.

Dalam operasi tersebut, kelompok rentan menjadi salah satu prioritas utama. Lansia dan ibu hamil yang mengalami guncangan psikologis maupun trauma akibat rangkaian gempa mendapat perhatian khusus dari tim di lapangan.

Iklan

Lansia Dievakuasi dari Posko Mandiri

Pada Kamis pagi (20/8/2026), Tim SAR berhasil mengevakuasi seorang warga lanjut usia dari Posko Mandiri di Ronting, Manggarai Timur.

Warga tersebut kemudian dipindahkan menuju Posko Polisi untuk mendapatkan perlindungan dan pemantauan yang lebih memadai.

Evakuasi dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kelompok rentan berada di lokasi yang lebih aman setelah aktivitas gempa susulan masih terus terjadi.

Ibu Hamil Dipindahkan ke Posko Kesehatan

Selain lansia, Tim SAR juga mengevakuasi seorang ibu hamil dari wilayah terdampak.

Ibu hamil tersebut dipindahkan ke Posko Kesehatan Kementerian Kesehatan di Damer, Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara.