Menanggapi hal tersebut, Ketua DPW Partai Perindo NTT, Simson Lawa, menilai perlu adanya formula yang tepat untuk menghidupkan dan meningkatkan daya saing UMKM di daerah.

Menurutnya, banyak produk lokal NTT yang memiliki potensi besar, namun belum mampu menembus pasar nasional maupun internasional karena belum memenuhi standar yang dibutuhkan.

“Produk kita banyak, tetapi belum bisa go national karena belum berstandar nasional. Perlu dilakukan standarisasi agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Iklan

Ia menegaskan bahwa seluruh pihak memiliki tanggung jawab bersama untuk menaikkan kelas UMKM di NTT agar mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

Selain itu, Partai Perindo juga membuka peluang kerja sama dengan Sinode GMIT melalui program beasiswa kuliah gratis di MNC University Jakarta sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di NTT.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Sekretaris Sinode GMIT, Pdt. Zimrat M. S. Karmany, M.Th, bersama jajaran pengurus lainnya. Dari Perindo, turut hadir Sekretaris DPW Arieston Dappa Bersama pengurus DPW lainnya.

Sinergi antara Sinode GMIT dan Partai Perindo NTT diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam mendorong pembangunan ekonomi, pendidikan, serta memperkuat persatuan masyarakat di Nusa Tenggara Timur. (rnc)