Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Penentuan sekolah dilakukan berdasarkan hasil penilaian WASH Cerdas Iklim dan Inklusif dengan mempertimbangkan aspek teknis, sosial, serta kondisi lingkungan.
Program Manager YKMI, Tatang Husaini, mengatakan bahwa lokakarya tersebut menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh anak di Kabupaten Kupang memperoleh akses terhadap fasilitas sanitasi yang layak.
“Workshop ini bukan sekadar forum diskusi, melainkan momentum nyata untuk memastikan setiap anak sekolah di Kabupaten Kupang mendapatkan akses fasilitas sanitasi yang layak, inklusif dan tangguh menghadapi perubahan iklim. Komitmen yang kita bangun hari ini akan tercermin dalam perbaikan nyata di lapangan,” ujarnya.
UNICEF Tekankan Pemenuhan Hak Anak
Kepala Kantor UNICEF Perwakilan NTT, Yudhistira Yewangoe, menegaskan bahwa air bersih, sanitasi dan kebersihan merupakan hak dasar yang harus dipenuhi bagi setiap anak.
Menurutnya, program WASH in Schools bukan sekadar pembangunan sarana fisik, melainkan bagian penting dari perlindungan kesehatan, martabat dan hak-hak anak selama berada di lingkungan pendidikan.
Ia menjelaskan bahwa UNICEF mendukung tiga pilar utama dalam pendampingan program tersebut.
Pilar pertama adalah memastikan fasilitas yang inklusif dan responsif gender sehingga dapat diakses oleh anak penyandang disabilitas serta mendukung manajemen kebersihan menstruasi.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan