Paris, RakyatNTT.ID – Timnas Prancis menelan kekalahan mengejutkan saat menghadapi Pantai Gading dalam laga uji coba internasional jelang Piala Dunia 2026.

Bermain di Stade de la Beaujoire, Nantes, Kamis waktu setempat, Les Bleus harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 1-2 meski sempat unggul lebih dahulu.

Hasil ini menjadi peringatan serius bagi pelatih Didier Deschamps dan skuadnya yang akan tampil sebagai salah satu kandidat kuat juara pada putaran final Piala Dunia 2026 yang akan dimulai dalam waktu kurang dari dua pekan.

Iklan

Cherki Buka Keunggulan Prancis

Prancis tampil dominan sejak menit awal dan langsung mengambil inisiatif serangan. Peluang pertama hadir pada menit ketujuh melalui Kylian Mbappe yang berhasil menembus sisi kiri pertahanan Pantai Gading. Namun, tembakannya masih mampu diamankan kiper Yahia Fofana.

Tekanan terus dilancarkan tuan rumah. Pada menit ke-21, Michael Olise mencoba peruntungannya lewat aksi individu dari sisi kanan, tetapi penyelesaiannya belum cukup membahayakan gawang lawan.

Prancis kembali memperoleh peluang melalui sundulan Ibrahima Konate yang memanfaatkan sepak pojok Mbappe pada menit ke-33. Sayangnya, bola masih melenceng dari sasaran.

Di tengah dominasi Les Bleus, Pantai Gading hampir mencuri gol pada menit ke-42 melalui Simon Adingra. Beruntung bagi tuan rumah, Mike Maignan berhasil melakukan penyelamatan penting.

Kebuntuan akhirnya pecah tepat menjelang turun minum. Pada menit ke-45, Rayan Cherki menunjukkan kualitas individunya dengan melewati beberapa pemain lawan sebelum melepaskan tembakan akurat yang bersarang di pojok kanan gawang. Gol tersebut membawa Prancis unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.

Pantai Gading Bangkit dan Balikkan Keadaan

Memasuki babak kedua, Pantai Gading tampil lebih agresif. Hasilnya langsung terlihat pada menit ke-52 saat Guela Doue berhasil menyamakan kedudukan.

Gol berawal dari umpan terobosan Nicolas Pepe yang membelah lini pertahanan Prancis. Doue yang berdiri bebas di dalam kotak penalti dengan tenang menaklukkan Mike Maignan dan mengubah skor menjadi 1-1.

Tersentak oleh gol tersebut, Prancis kembali meningkatkan intensitas serangan. Marcus Thuram nyaris membawa timnya unggul pada menit ke-62 lewat tendangan jarak jauh yang hanya melintas tipis di sisi gawang.

Meski mendominasi penguasaan bola dan terus menekan, lini depan Prancis gagal memanfaatkan sejumlah peluang yang tercipta.

Sebaliknya, Pantai Gading tampil lebih efektif. Pada menit ke-83, Guela Doue kembali menjadi sosok penting dengan mengirimkan umpan tarik berbahaya dari sisi kanan. Bola kemudian disambut Amad Diallo yang sukses memperdaya Maignan dan membawa Pantai Gading berbalik unggul 2-1.

Gol tersebut menjadi penentu kemenangan Les Elephants. Hingga peluit panjang dibunyikan, Prancis tidak mampu mencetak gol penyama kedudukan.

Evaluasi Besar untuk Les Bleus

Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Didier Deschamps menjelang Piala Dunia 2026. Meski memiliki kualitas individu yang mumpuni dan mendominasi jalannya pertandingan, Prancis masih menunjukkan kelemahan dalam efektivitas penyelesaian akhir serta transisi bertahan.

Di sisi lain, kemenangan atas salah satu favorit juara dunia menjadi suntikan kepercayaan diri besar bagi Pantai Gading. Penampilan disiplin dan efektif yang ditunjukkan Guela Doue, Amad Diallo, serta Yahia Fofana membuktikan bahwa Les Elephants memiliki potensi untuk memberikan kejutan di panggung internasional.

Dengan waktu persiapan yang semakin singkat, Prancis dituntut segera memperbaiki performa agar mampu tampil maksimal saat Piala Dunia 2026 resmi bergulir. (*/rnc)