Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, melantik lima Pejabat Administrator di lingkungan Pemerintah Kota Kupang, Jumat (5/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa jabatan bukanlah simbol kekuasaan, melainkan amanah yang harus dijalankan untuk melayani masyarakat dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan publik.
Pelantikan yang berlangsung di Ruang Rapat Garuda Lantai II Kantor Wali Kota Kupang itu dihadiri Wakil Wali Kota Kupang Serena Cosgrova Francis, Sekretaris Daerah Kota Kupang Jefry Edward Pelt, para staf ahli wali kota, asisten sekda, pimpinan perangkat daerah, camat se-Kota Kupang, Direktur RSUD S.K. Lerik, jajaran direksi Perumda, serta para rohaniawan pendamping.
Dalam sambutannya, Christian Widodo menekankan bahwa pelantikan bukanlah puncak perjalanan karier seorang aparatur sipil negara (ASN), melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam melayani masyarakat.
“Hari Lahir Pancasila dan pelantikan pejabat administrator memang berasal dari ruang yang berbeda. Namun keduanya bertemu pada satu titik yang sama, yaitu pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, setiap kewenangan yang diberikan oleh negara harus diterjemahkan menjadi pelayanan yang dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat. Karena itu, para pejabat yang baru dilantik diminta untuk tidak memandang jabatan sebagai sebuah privilese, melainkan sebagai kesempatan untuk bekerja lebih keras dan memberikan manfaat yang lebih luas.
“Semakin besar kewenangan yang diberikan, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dijalankan. Pemimpin yang baik tidak diukur dari besarnya kekuasaan yang dimiliki, tetapi dari manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat dan kemampuannya menyelesaikan persoalan yang ada,” tegasnya.
Wali Kota juga kembali mengingatkan semangat yang menjadi arah pembangunan birokrasi Pemerintah Kota Kupang, yakni “Memerintah adalah Melayani”. Menurutnya, paradigma birokrasi modern harus berorientasi pada pelayanan, bukan pada kekuasaan.
“Selama lima tahun ke depan, Pemerintah Kota Kupang bukan lagi berperan sebagai pihak yang memerintah, tetapi sebagai pihak yang melayani masyarakat. Memerintah adalah melayani,” katanya.
Momentum pelantikan yang berlangsung berdekatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila juga dimanfaatkan Christian Widodo untuk mengajak seluruh ASN mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dan dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Ia mengingatkan bahwa Pancasila lahir dari gagasan dan perenungan Bung Karno saat berada di Flores. Karena itu, masyarakat Nusa Tenggara Timur memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai luhur tersebut.
“Kita harus bangga dan menjadi yang pertama dalam mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila. Pancasila tidak cukup hanya dihafal atau diucapkan dalam upacara, tetapi harus hadir dalam tindakan nyata setiap hari,” ujarnya.
Dalam arahannya, Wali Kota juga menyoroti sejumlah sektor strategis yang membutuhkan peningkatan kualitas pelayanan publik. Salah satunya adalah pelayanan administrasi kependudukan yang menjadi tanggung jawab Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
Ia meminta agar pelayanan kepada masyarakat terus diperbaiki sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan yang cepat, mudah, dan berkualitas. Selain itu, akurasi data kependudukan juga harus menjadi perhatian karena menjadi dasar berbagai program pembangunan dan penyaluran bantuan pemerintah.
Tak hanya itu, Christian Widodo juga memberikan perhatian terhadap pengelolaan arsip dan perpustakaan daerah. Menurutnya, kedua sektor tersebut memiliki peran penting dalam menjaga memori pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan budaya literasi.
Menutup sambutannya, ia mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah pemerintahan tidak ditentukan oleh banyaknya gagasan yang disusun, melainkan oleh kemampuan untuk mewujudkannya dalam tindakan nyata.
“Visi tanpa eksekusi adalah halusinasi. Karena itu yang terpenting bukan seberapa banyak nasihat yang disampaikan, tetapi bagaimana semuanya diwujudkan dalam kerja nyata dan pelayanan yang dirasakan masyarakat,” pungkasnya.
Pelantikan lima Pejabat Administrator tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat kinerja birokrasi Pemerintah Kota Kupang dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan