Kalabahi, RakyatNTT.ID – Pemerintah Kabupaten Alor memfasilitasi dialog antara mahasiswa, masyarakat Adat OA, dan jajaran TNI terkait rencana pembangunan Satuan Radar (Satrad) TNI Angkatan Udara di wilayah Omtel, Kabupaten Alor.

Dialog tersebut digelar di Aula Kantor Bupati Alor, Senin (7/9/2026), sebagai upaya pemerintah daerah membuka ruang komunikasi dan menampung aspirasi masyarakat terkait lokasi pembangunan fasilitas pertahanan tersebut.

Pertemuan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, perwakilan Dandim 1622/Alor, Kapolres Alor, perwakilan TNI AU, mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan, tokoh masyarakat Adat OA, serta unsur Dinas Pertanahan dan Dinas Kehutanan Kabupaten Alor.

Iklan

Mewakili Bupati Alor, Sekretaris Daerah Melkisedek Belly, S.Sos., M.Si., didampingi Asisten I Sekretariat Daerah Syafyudin I. A. Djawa, S.H., dan Kapolres Alor AKBP Nur Azhari, S.H., menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk membangun komunikasi dengan seluruh pihak.

Menurut Melkisedek, pemerintah daerah berupaya memastikan aspirasi masyarakat Adat OA dapat disampaikan dan dibahas bersama pihak terkait sehingga persoalan mengenai lokasi pembangunan Satrad TNI AU dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik.