Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Umpamanya jadi anggota KSP Kopdit Pintu Air itu siap. Kalau ada anggota, sasaran pertama adalah masyarakat miskin yang belum memiliki modal supaya bisa menjadi anggota dan memperoleh akses pinjaman,” kata Marthinus.
Ia menambahkan, dukungan terhadap masyarakat akan lebih maksimal apabila dibarengi dengan pemanfaatan fasilitas koperasi secara produktif.
“Nanti kalau sudah menjadi anggota dan mendapat dukungan, berarti kesempatan untuk memperoleh pinjaman semakin terbuka sehingga modal usaha bisa bertambah besar. Kalau kegiatan itu jalan, seperti usaha ternak kambing, perikanan, bebek maupun komoditas hortikultura, tentu ekonomi masyarakat ikut bergerak,” ujarnya.
Marthinus berharap kehadiran kantor KCP Waibakul dapat menjadi ruang bersama untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat serta memperkuat upaya pengurangan kemiskinan di Kabupaten Sumba Tengah. (rnc29)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan