Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Yakobus juga membagikan kisah perjalanan hidupnya yang menurut dia penuh keterbatasan sebelum akhirnya dipercaya memimpin lembaga keuangan.
Ia mengaku pernah bekerja sebagai penjaga toko sebelum kemudian berkarier di sektor perbankan dan akhirnya terlibat membangun gerakan koperasi yang berkembang hingga berbagai wilayah Indonesia.
Dalam paparannya, Yakobus menyebut KSP Kopdit Pintu Air saat ini telah memiliki sekitar 507.000 anggota dengan total aset mencapai Rp2,7 triliun.
Meski demikian, ia menegaskan besarnya aset tersebut harus dipahami sebagai kekuatan bersama anggota, bukan ukuran kemewahan lembaga.
“Ini gerakan dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota. Kuncinya tetap menabung karena dari tabungan orang bisa membangun usaha dan meningkatkan kesejahteraan,” katanya.
Yakobus menambahkan, secara nasional KSP Kopdit Pintu Air menargetkan pembentukan 129 kantor cabang hingga Desember 2029 dan saat ini masih terus memperluas jangkauan pelayanan di berbagai daerah di Indonesia.
Sementara itu, Wakil Bupati Sumba Tengah, Marthinus Umbu Djoka, menyampaikan apresiasi atas kehadiran KSP Kopdit Pintu Air di wilayahnya.
Menurut dia, keberadaan koperasi menjadi salah satu instrumen penting untuk membuka akses permodalan bagi masyarakat, terutama kelompok ekonomi kecil dan pelaku usaha produktif.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan