Selain itu, sekolah juga mendapatkan bantuan pembangunan pagar dan gapura sebagai hasil dari keaktifan pihak sekolah dalam mengikuti berbagai kegiatan bimbingan teknis bersama kementerian terkait.

Kaleb juga mengapresiasi program seragam sekolah gratis serta pembangunan akses jalan menuju sekolah yang dinilai sangat membantu siswa dan tenaga pendidik.

Ia turut berharap pemerintah daerah dapat segera menyelesaikan persoalan status lahan sekolah yang saat ini masih masuk dalam kawasan hutan.

23 Sekolah Lolos Revitalisasi Tahap I Tahun 2026

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sabu Raijua, Laurens A. Ratu Wewo, mengungkapkan bahwa keberhasilan program revitalisasi sekolah merupakan hasil kerja keras pemerintah daerah bersama Dinas PKO dalam memperjuangkan dukungan dari pemerintah pusat.

Ia menyebutkan bahwa pada tahun 2025, SMP Negeri 4 Sabu Barat menjadi satu-satunya sekolah di Nusa Tenggara Timur yang berhasil menyelesaikan Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima pekerjaan pertama program revitalisasi lebih awal.

Untuk tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua mengusulkan sebanyak 62 sekolah dalam program revitalisasi, dan sebanyak 23 sekolah berhasil lolos pada Tahap I.

Laurens meminta pihak sekolah dan seluruh pemangku kepentingan mempercepat koordinasi agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai target.