Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Saudara menerima lisensi hari ini bukan sebagai garis akhir, tetapi sebagai garis start. Tugas besar sesungguhnya dimulai ketika kembali ke daerah masing-masing, membina atlet, membangun klub, mendampingi sekolah-sekolah, dan menyalakan mimpi anak-anak NTT melalui olahraga,” tegas Winston.
Menurutnya, target besar Nusa Tenggara Timur menuju PON 2028 tidak dimulai dari arena pertandingan, melainkan dari proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten di sekolah, klub, dan lapangan-lapangan latihan di desa.
“PON tidak dimulai di gelanggang pertandingan. PON dimulai dari lapangan-lapangan latihan di desa, dari sekolah-sekolah, dan dari para pelatih yang hari ini mengikuti pelatihan ini,” ujarnya.
Winston mengatakan, melalui pelatihan tersebut PBVSI NTT tidak hanya melahirkan pelatih berlisensi, tetapi juga mencetak sosok-sosok yang akan menjaga dan mengembangkan mimpi generasi muda NTT di bidang olahraga.
“Dari Ende hari ini, kita tidak hanya mencetak pelatih berlisensi. Kita sedang mencetak penjaga mimpi anak-anak Nusa Tenggara Timur,” katanya.
PBVSI Ende Apresiasi Kepercayaan dari Pengprov NTT
Ketua Umum PBVSI Ende, Vinsen Sangu, menyampaikan apresiasi kepada PBVSI NTT yang telah mempercayakan Kabupaten Ende sebagai tuan rumah pelaksanaan pelatihan.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan