Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ia menilai rekonsiliasi tersebut bukan hanya sekadar mengakhiri konflik, tetapi juga menjadi langkah penting dalam memperkuat kembali persaudaraan antarwarga di Kabupaten Alor.
Menurut Melky Belly, para pemuda yang sebelumnya bertikai sejatinya saling mengenal dan memiliki hubungan pertemanan. Karena itu, ia berharap perdamaian yang telah dibangun dapat terus dijaga.
“Mereka ini generasi penerus daerah. Masa depan Alor ada di tangan anak-anak kita yang saat ini masih duduk di bangku SD, SMP, dan SMA,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Sekda Alor juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak, terutama di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang dinilai sering memicu kesalahpahaman hingga konflik antarpemuda.
“Anak-anak sekarang sejak SD sudah memegang handphone atau Android. Tujuan orang tua tentu untuk belajar, tetapi hari ini banyak yang menggunakannya untuk menyebarkan berita bohong dan memicu pertikaian,” jelasnya.
Ia berharap peristiwa yang sempat terjadi dapat menjadi pelajaran bersama agar tidak terulang kembali di kemudian hari.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Alor, kami menyampaikan terima kasih kepada anak-anak dari Air Kenari dan Kalabahi Tengah yang sudah berjanji di hadapan Tuhan, orang tua, dan pemerintah daerah untuk tidak mengulangi lagi peristiwa seperti ini,” tutupnya.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan