Jakarta, RakyatNTT.ID – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengungkapkan sebanyak 35 persen alumni Program Magang Nasional Batch 1 telah mendapatkan tawaran kerja dari perusahaan tempat mereka menjalani praktik magang.

Menurut Yassierli, capaian tersebut menunjukkan bahwa program magang mampu membuka akses lebih cepat bagi generasi muda untuk memasuki dunia kerja.

“Angka tersebut menunjukkan bahwa kegiatan magang dapat membuka akses lebih cepat bagi generasi muda untuk masuk ke dunia kerja,” ujar Yassierli, Rabu (27/5/2026).

Pemerintah Targetkan 150 Ribu Peserta Magang pada 2026

Melihat tingginya antusiasme dan hasil positif program magang, pemerintah menargetkan perluasan pelaksanaan Program Magang Nasional pada 2026.

Berdasarkan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, jumlah peserta magang ditargetkan mencapai 150 ribu orang. Angka tersebut meningkat dibanding target sebelumnya yang berada di angka 100 ribu peserta.

Yassierli mengatakan, Kementerian Ketenagakerjaan akan menyiapkan berbagai tahapan bersama perusahaan mitra untuk mencapai target tersebut.

Tahapan tersebut meliputi pembukaan lowongan magang, proses verifikasi, seleksi administrasi, hingga seleksi daring sesuai mekanisme masing-masing perusahaan.

Tahap Pertama Dimulai Juli 2026

Pelaksanaan tahap pertama Program Magang Nasional 2026 direncanakan dimulai pada Juli mendatang dengan target awal sekitar 50 ribu peserta.