Kupang, RakyatNTT.ID Universitas Nusa Cendana (Undana) terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan inklusif dengan membuka akses laboratorium riset bagi generasi muda.

Melalui Unit Pelaksana Teknis Laboratorium Lahan Kering Kepulauan (UPT LLKK), Undana memfasilitasi kegiatan pembelajaran luar kelas (outdoor learning) bagi 93 siswa kelas VII SMP Kristen Kasih Yobel Kupang.

Kegiatan ini dirancang untuk menjembatani teori akademik dengan praktik langsung di lapangan, khususnya pada mata pelajaran Biologi dan Informatika. Inisiatif tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Undana dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4, yakni pendidikan berkualitas melalui penguatan literasi sains sejak dini.

Iklan

Eksplorasi Pertanian, Peternakan, hingga Perikanan

Selama kunjungan, Kamis (16/4/2026), para siswa diajak mengeksplorasi berbagai fasilitas unggulan yang dikelola UPT LLKK. Mereka belajar langsung tentang sektor pertanian dengan beragam komoditas tanaman, sistem pemeliharaan ternak di sektor peternakan, hingga praktik budidaya di sektor perikanan.

Selain itu, siswa juga mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan. Mereka diperkenalkan dengan teknologi yang digunakan Undana dalam mengelola lahan kering, yang menjadi karakteristik geografis utama Nusa Tenggara Timur (NTT).

Laboratorium sebagai Pusat Edukasi Publik

Kepala UPT LLKK Undana, Nixon Ramang, S.Hut., M.Si., menegaskan bahwa pengenalan konsep lahan kering kepulauan sebagai pusat keunggulan (center of excellence) harus dimulai sejak usia sekolah menengah.