Menurutnya, makna Paskah harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui nilai kasih, persaudaraan, dan semangat kebersamaan.

“Saya mengajak kita semua untuk menjadikan makna Paskah sebagai inspirasi dalam kehidupan sehari-hari, yaitu hidup dalam kasih, saling menghargai, serta terus berkontribusi positif dalam pembangunan daerah Kabupaten Sabu Raijua,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Iklan

Tekankan Keamanan, Hindari Kekerasan

Wakil Bupati mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung. Ia secara tegas meminta agar kejadian kekerasan yang pernah terjadi sebelumnya tidak terulang kembali.

Ia menyinggung insiden pada kegiatan pacuan kuda Paskah di Gereja Liemadiri yang menelan korban jiwa sebagai pelajaran penting bagi semua pihak.

“Jauhkan hal-hal yang bersifat kekerasan. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama agar perayaan Paskah berlangsung aman dan penuh sukacita,” tegasnya.

Dorong Gerakan Tanam Pohon

Di tengah kondisi musim kemarau, Wakil Bupati juga mengajak masyarakat untuk melakukan gerakan “satu orang satu pohon” sebagai langkah nyata menjaga lingkungan.