Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Warga dari kedua kampung diketahui bersitegang akibat perbedaan klaim atas tanah ulayat yang menjadi sumber sengketa.
Pendekatan Humanis Polisi Redam Emosi Massa
Dalam upaya meredakan situasi, aparat kepolisian mengambil pendekatan yang tidak biasa namun menyentuh sisi kemanusiaan masyarakat.
Salah satu Bhabinkamtibmas bahkan terlihat berlutut di tengah massa yang sedang bersitegang sebagai bentuk penghormatan sekaligus simbol kesediaan aparat untuk mendengarkan keluhan masyarakat.
“Kami tidak datang untuk memaksakan kehendak, tetapi untuk mencari solusi damai bersama. Sikap rendah hati sangat penting agar masyarakat yang sedang emosi bisa merasa dihargai,” jelas IPTU Jonathan Taruk Lembang.
Melalui dialog dan negosiasi yang dilakukan secara perlahan dan penuh empati, aparat kepolisian mengimbau kedua pihak agar menahan diri dan tidak terpancing provokasi.
Mediasi Dilanjutkan Bersama Pemerintah Daerah
Setelah situasi di lapangan berhasil dikendalikan dan warga bersedia kembali ke kampung masing-masing, Kapolres Manggarai segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Manggarai untuk melanjutkan proses mediasi.
Tim dari pemerintah daerah bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kemudian melakukan pendekatan lanjutan di masing-masing rumah gendang untuk mencari solusi damai.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

