Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Melalui berbagai pengembang di REI NTT, masyarakat mendapatkan akses terhadap hunian yang lebih baik. Kami mengapresiasi REI sebagai salah satu lokomotif penggerak industri properti di NTT,” katanya.
Ia menambahkan bahwa sektor perumahan memiliki dampak ekonomi yang luas, mulai dari membuka lapangan kerja, meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat, hingga menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Alexander juga berharap REI NTT terus menghadirkan perumahan yang berkualitas dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan, tata ruang, serta kenyamanan masyarakat.
Menurutnya, masih banyak masyarakat di NTT yang belum memiliki rumah layak huni. Karena itu pemerintah juga menghadirkan berbagai program seperti bedah rumah bagi warga miskin.
“Rumah adalah titik awal kehidupan yang layak. Dengan rumah yang layak kita bisa membantu mengurangi kemiskinan dan mengatasi masalah seperti stunting. Ini membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan swasta,” ujarnya.
REI Usulkan BPHTB Gratis
Sementara itu, Ketua REI NTT Chandra Santosa mengungkapkan pihaknya menyampaikan surat kepada Gubernur NTT untuk mengusulkan pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
